Sajak Layar dan Asa

Di genggam jari, dunia bersemi,

Layar gawai adalah kitab baru.

Murid masa kini, penjelajah sejati,

Mengejar ilmu, tak kenal waktu.

Jaringan data, jembatan mimpi,

Dari rumah, cakrawala menyatu.

Bukan lagi papan tulis yang bisu,

Algoritma kini jadi penunjuk arah.

Tugas maya, dikirim tanpa ragu,

Diskusi digital, ide berlabuh gagah.

Cari tahu, klik dan kuasai selalu,

Pengetahuan mengalir, tiada lelah.

Namun di balik piksel yang menari,

Jiwa muda mencari makna diri.

Tak sekadar angka, atau teori,

Tapi esensi hidup, yang tak terganti.

Belajar empati, berbagi hati,

Di tengah hiruk-pikuk teknologi.

Ruang kelas maya, saksi bisu,

Tawa dan canda, riuh dalam hening.

Bertukar cerita, walau tak bertemu,

Semangat membara, tak pernah genting.

Mengejar mimpi, tak pernah jemu,

Mengukir masa depan, benih-benih penting.

Dari kode biner, mereka belajar,

Mengukir asa, dalam setiap baris.

Kritis bertanya, tak pernah gentar,

Menatap dunia, tanpa gerimis.

Mencipta solusi, ide menyebar,

Bintang-bintang baru, di langit tipis.

Wahai murid kini, pelita harapan,

Penerus estafet, di zaman digital.

Genggamlah asa, raih setiap impian,

Dengan akal cerdas, dan hati yang kekal.

Masa depan terbentang, luas terhampar,

Engkau adalah cahaya, yang abadi bersinar.

Tagar:

Bagikan postingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *