DI BALIK PELUH DAN HARAPAN Puisi: Dian Rahma Putri

DI BALIK PELUH DAN HARAPAN Puisi: Dian Rahma Putri

DI BALIK PELUH DAN HARAPAN
Karya: Dian Rahma Putri

Di bawah langit pagi yang terus berubah,
Guru berdiri, teguh meski dunia lelah.
Teknologi melesat, harapan melambung tinggi,
Namun hati tetap setia, memupuk mimpi.

Di depan layar, wajah-wajah mungil bersinar,
Tatap penuh tanya, menggugah sabar.
“Bu, apa arti dunia ini?” mereka bertanya,
Dan guru menjadi jembatan menuju cahaya.

Namun tak jarang ada duka yang mengintip,
Ketika jerih payah terasa terhimpit.
Beban kurikulum yang tak kunjung luruh,
Di antara waktu yang tak pernah teduh.

Gaji mungkin kecil, apresiasi terkikis,
Tapi semangat tetap melangkah, tak pernah habis.
Karena di balik setiap peluh yang membasahi,
Ada harapan anak bangsa yang ingin berdiri.

Suka mengalir saat senyum merekah,
Ketika mereka paham, dunia tak lagi gelap.
Duka terkikis oleh tawa sederhana,
Saat mereka berkata, “Aku ingin menjadi sesuatu, Bu Guru.”

Di setiap kelas, ada cerita yang tersulam,
Suka duka bergantian dalam gulungan malam,
Tapi guru tetap berdiri, teguh di hati,
Menjadi jembatan mimpi bagi anak negeri.

Tahun 2024 mungkin penuh tantangan,
Tapi guru adalah lentera di setiap perjalanan.
Dalam suka dan duka, tetaplah bertahan,
Karena mengajar adalah panggilan, bukan sekadar pekerjaan.

Tagar:

Bagikan postingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *