Menjemput keabadiaan

Demi Kuasa,

Manusia gantungkan asa di bawah ketiak penguasa

Mengoyak kawan, menyingkirkan lawan tuk raih eksistensi

Durjana sudah menjadi darah dan daging

Menari di atas derita kaum papa

Demi kuasa,

Manusia bertopeng kepalsuan

Menenun sumpah-sumpah serapah

Maling yang berselimut retorika

Demi fana,

Korupsi sudah menjadi langganan pejabat negeri

Aparat yang berwatak keparat

Tanpa sumpah,

Guru ngaji dengan sabar dan istiqomahnya

Menjemput keabadiaan

Tak terjamah atas nama kesejahteraan

Dalam suara keheningan

 

Tagar:

Bagikan postingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *