Bara di Desa Sade

Bara di Desa Sade

By : Lince Made Leny

 

Di tanah Lombok yang indah, desa Sade berdiri dengan sederhana,
rumah-rumah menyimpan cerita,tenun menganyam warisan leluhur,
dan senja menumpahkan cahaya di antara langkah-langkah kehidupan.

Sade… engkau bukan sekadar sebuah desa, engkau adalah halaman sejarah,
tempat tradisi menjaga akar, tempat budaya tumbuh dalam hangatnya kebersamaan.

Namun hari itu berbeda…Api datang membawa duka, melahap sebagian ruang yang penuh kenangan

asap menutup langit yang biasanya cerah, dan wajah-wajah menatap pilu
menyaksikan sesuatu yang begitu dicintai harus berhadapan dengan musibah.

Rumah boleh kehilangan bentuk, harta boleh tak lagi seperti semula,
tetapi jangan biarkan harapan ikut padam. Sebab di balik abu kenangan,
masih ada tangan-tangan yang bergandengan, masih ada hati yang saling menguatkan,
masih ada doa yang terbang menembus langit Lombok
membawa harapan untuk kembali bangkit.

Wahai Desa Sade, engkau pernah indah dalam cahaya pagi,
dan hari ini engkau belajar tentang arti kuat setelah terluka.

Biarlah bara yang tersisa menjadi cahaya bagi kebangkitan,
biarlah setiap tenun yang kembali terhampar menjadi bukti bahwa kehidupan
selalu menemukan jalan untuk tumbuh.

Sade, jangan takut pada hari eso,karena keindahanmu bukan hanya
pada rumah-rumah adat dan tanah leluhur, tetapi pada manusia-manusia
yang tetap menjaga budaya, tetap bergandengan tangan,
dan tetap percaya bahwa setelah musibah berlalu,
akan datang kembali pagi yang membawa harapan.

Desa Sade… lukamu adalah cerita,
bangkitmu adalah cahaya, dan budayamu akan tetap menyala.

 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *