Cermin
Karya: Satrioajie Sulaeman
Cermin, terlukislah aku
Mata yang sembab menumpahkan air di kacamu
Akankah ada perombak?
Perombak kegetiran hati ini
Cermin, apa kau tidak rindu?
Akan aku yang dulu, yang selalu tertawa di hadapmu
Waktu itu kau baru tiba di kamar
Dengan kaca suci, sama sekali belum tercemar
Cermin, tidakkah kau kasihan?
Tawaku makin hari makin memudar
Tak ada lagi kesucian, begitu juga kau
Aku masih berada di dalam, apa ini yang membuatmu buram?
Cermin, terimalah maaf ini
Atas semua riwayat yang terlukis di kacamu
Akankah kau masih mencintaiku?
Mencintai hidupku yang tak seindah bingkaimu
30 September 2023