Pertapa – Puisi Abdi Galih Firmansyah

|

1 Views
puisi mencintai diri

Pertapa
Karya: Abdi Galih Firmansyah

Pertapa suciku, kemana perginya?
Tanganmu mesra menanam padi di ladang.
Rangkulan menyertai perjuangan siang.
Pitutur menggetarkan surya redup petang.

Oh, pertapa…
Juntaian ayat perhiasan petani.
Kertas berkelir milik kartini.
Pena dan noktah adalah puisi.
Engkau membaca, pun juga kami.

Magrib dan pesanggrahan menepukku.
Semanis wajah kakek dan nenekku.
Bak peminum kopi merindukan malam.
Hati bercerita, ia bergumam.

Oh, pertapa…
Apakah ustad itu tidak menanam?
Adakah kau murung mendengar Al-Kalam?
Tanpamu aku menjadi lengang.
Darinya tak kulihat As-Salam.

Malang, 2023

Avatar Bestari Literasi Indonesia

Artikel Menarik Lainnya

2 responses to “Pertapa – Puisi Abdi Galih Firmansyah”

  1. Avatar Agem Akbar Zainul Fitri
    Agem Akbar Zainul Fitri

    Bagus dan mudah dipahami

  2. Avatar Fahmi
    Fahmi

    Terimakasih untuk puisinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *