
Dari Penulis Jadi Pembicara
Sejak masih duduk dibangku SMA, saya mulai mempelajari bagaimana menulis cerita dan puisi dengan bergabung dalam ekstrakurikuler kepenulisan. Ketika bergabung dalam ekstrakurikuler kepenulisan saya dibimbing secara mendalam oleh pengampu yang mana sekaligus guru mata pelajaran bahasa Indonesia, karena saya tertarik untuk mempelajari cerita dan puisi rasanya belajar saat jam pelajaran tidak cukup sehingga guru bahasa Indonesia menginisiasi adanya ekstrakurikuler kepenulisan agar siswa yang memiliki minat dan bakat menulis cerita dan puisi dapat dilatih.
Karya kepenulisan saya yang berhasil dipublikasikan adalah puisi dengan judul ‘Kuli Bangunan Bangsa’ puisi ini dalam buku antologi puisi dengan judul “Dengan Puisi Aku Berjuang’ yang dipublikasikan oleh Penerbit Gemulun bersama Penyair Muda Sumatra hasil dari kegiatan Lomba Menulis Puisi Tingkat Sumatra yang diselenggarakan oleh IMABSII Sumatra. Atas keberhasilan karya puisi saya yang lolos kurasi untuk dibukukan dalam buku antologi puisi menjadikan saya bersemangat untuk berani menulis buku hingga nantinya menjadi seorang penulis yang profesional.
Saat kuliah di Universitas Jambi saya bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Riset dan Penalaran Exist dengan kegiatan pertama yang saya ikuti yaitu Kick Exist 2018, ketika pemateri menyampaikan sebagai exister (sebutan untuk anggota UKM R&P Exist) harus menulis 100 mimpi dan yakinlah mimpi itu akan menjadi nyata. Saya pada malam harinya menulis daftar 100 mimpi, 1 dari 100 mimpi yang ingin dicapai yaitu menjadi penulis profesional.
Langkah awal untuk menjadi seorang penulis tentunya kita harus mempunyai bekal ilmu dasar-dasar kepenulisan. Kegiatan kedua setelah Kick Exist yaitu Training Academic 1, pada kegiatan tersebut saya mendapatkan ilmu dasar-dasar kepenulisan yang dibagikan oleh pematerinya. Setelah mengikuti pelatihan kepenulisan di UKM R&P Exist, pada masa pandemi covid-19 saya mengikuti Komunitas Kreasi Pena dengan kegiatan Menulis Bersama Batch 1, pada kegiatan ini saya mendapatkan ilmu menulis cerpen. Karya cerpen yang berhasil dipublikasikan dengan judul ‘Memori Bersamamu’ dalam buku antologi cerpen ‘The Memories’ oleh Penerbit Sinar Pena Amala pada tahun 2020 ber-ISBN yang dibimbing oleh mentor Bira Autumn (Kak Feby Rahmadani nama aslinya).
Dengan pencapaian saya yang mampu menulis karya puisi dan cerpen yang berhasil dipublikasikan dalam buku antologi puisi dan cerpen oleh penerbit ternama pada tahun 2019 dan 2020. Saya termotivasi untuk menulis buku tunggal, buku pertama saya yang berhasil selesai dan terbit secara gratis dengan judul ‘Perjalanan Cinta’ oleh Penerbit Guepedia pada tahun 2020, buku ini menceritakan pengalaman-pengalaman pribadi dan beberapa pengalaman orang lain yang pernah mengisi keseharian hidup saya bahkan impian saya yang kuliah mengambil jurusan pendidikan saya ceritakan dalam buku tunggal dengan judul ‘Perjalanan Cinta’.
Selanjutnya seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang canggih ini, pada tahun 2022 saya kembali menulis buku tunggal dengan judul ‘Sang Idola’ oleh Penerbit Gemulun Kota Jambi. Latar belakang lahirnya buku ‘Sang Idola’ saya sangat terinspirasi oleh tokoh yang pernah menjadi Ketua BEM KBM Universitas Jambi Periode 2018-2019, beliau sangat diteladani oleh junior-juniornya atau Generasi Integrasi Muda BEM KBM Universitas Jambi Kabinet Integrasi. Dari tokoh tersebut menjadi cikal bakal lahirnya buku ‘Sang Idola’ dengan slogannya ‘Sebaiknya Idola adalah yang menginspirasi orang lain’.
Manfaat saya menulis buku tunggal dengan judul ‘Sang Idola’ menjadikan saya mendapatkan kesempatan menjadi Pembicara dalam kegiatan Diskusi Proses Kreatif Menulis dan Peluncuran Buku Sang Idola yang diselenggarakan oleh Beasiswa Etos ID Wilayah Jambi pada tahun 2022 secara daring dengan diikuti oleh peserta seluruh Indonesia. Saya sangat bersyukur kepada Allah Swt hasil dari kerja keras membuahkan hasil yang manis. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, setiap usaha yang kita lakukan pasti akan ada hasilnya.
Selain penulis buku, saya juga penulis lagu bahasa daerah dengan judul ‘Lanang Liyane’ yang dipublikasikan oleh Che’r Production pada akhir tahun 2021. Lagu ini menceritakan seorang laki-laki yang dikhianati oleh kekasihnya karena lebih memilih laki-laki lainnya daripada dirinya sudah ditonton ribuan penonton di kanal YouTube Saluran Che’r Production. Hasil dari menulis lagu ini saya mendapatkan kesempatan menjadi Pembicara Podcast Punyo Kito TVRI Jambi untuk berbagi inspirasi kepada generasi muda agar mau berkarya dan bermanfaat. Menulis bagi saya aktivitas kolaborasi olah rasa dan olah fikir yang dirangkai dalam sebuah kata nan penuh makna hingga menjadi kalimat-kalimat atau paragraf.





