Gelar Pengabdian di Ujung Penantian

Di balik meja kayu dan papan tulis yang kusam,
Berkas-berkas disusun rapi penuh harap dan cemas.
Menghitung jam, melengkapi lembar demi lembar syarat,
Demi secercah asa bagi pendidik yang tak kenal penat.

Bukan sekadar angka atau deretan nominal rupiah,
Ini adalah bentuk hargai atas letih yang tak berbilah.
Sertifikat di dinding menjadi saksi perjalanan sunyi,
Menempa akal budi generasi negeri sepenuh hati.

Tunjangan profesi, tetesan embun di musim kering,
Penyemangat jiwa saat lelah mulai berdencing.
Membayar lunas malam-malam tanpa lelap yang panjang,
Membasuh peluh guru yang terus berjuang.

Namun lebih dari itu, ia adalah amanah mulia,
Agar lentera ilmu tak pernah padam cahayanya.
Terus menyala, menerangi jalan anak-anak bangsa,
Menuju masa depan Indonesia yang penuh makna.

Bagikan tulisan ini

Similar Posts

Tinggalkan Balasan