



Suara ayam meneriaki pagi hingga aku terbangun dari ranjang
Langit yang menumpahkan seluruh kesedihannya
Hawa dingin yang menggigit tubuhku
Selimut yang merayuku enggan bangun dari ranjang
Alarm yang memekik, “Bangunlah malam telah usai.”

sebelum bola itu tiba di kaki yang tepat sudah ada yang menghitungnya sudut, jarak, waktu Thom melepas umpan seperti Pirlo yang tahu bahwa keindahan bukan di kaki sendiri tapi di tempat bola akhirnya mendarat ia tak perlu berlari kencang untuk menjadi yang paling jauh menjangkau di setiap suplai ke depan ada keyakinan yang dikirim bersama…

Guru Tua Karya: Puspa Setianingtyas, S.Pd. kisah tentang seorang tua. seorang cendekia dengan keriput di jemari tangannya. keriputnya senada motor butut…
PancanakaKarya: Haerudin, S.Pd. Kukumu mencabut ketidakadilan duniaKukumu mencakar manusia yang haus kekuasaanKukumu merobek raga kemunafikanKukumu…

Negeri yang Malang Karya: Neng Elwin Hasanah Desir pasir terhempa angin Daun bersayup melambai-lambai Jeritan histeris bermulai Tiada henti tiada ampun…

Meja belajar itu masih rapi tersusun, Buku-buku terbuka pada bab penuh tuntutan. Ada pena yang tertinggal di baris kesimpulan, Menunggu jemari yang terbiasa penuh kedisiplinan. Pagi tadi, langkahnya selalu yang paling awal, Menatap masa depan dengan tekad yang tebal. Namun tubuhnya menyimpan badai yang senyap, Mengikis tenaga di balik senyum yang tetap lelap. Sakit merayap…

Anak GuruKarya: Syamsul Rizal Ikhwan, S.Sn. Hira anakku…Saat-saat beginiteringat Ayahketika dulu kita boncengan bersepedamelintasi alun-alun…