Perjuangan Bakti Cintaku

 

Perjuangan Bakti  Cintaku

Lince Leny

 

Guru merupakan salah satu sosok yang sangat berjasa bagi hampir semua orang. Tanpa adanya guru, akan sangat sulit untuk mewujudkan cita-cita atau memajukan sebuah bangsa. Berangkat dari filosofi ini maka saya pun selalu ingin berusaha untuk bisa menempatkan diri pada tempat dan situasi yang membuat saya bisa menjadi agen perubahan pada mereka yang ingin menjadi generasi penerus bangsa.

Berawal dari seringnya menjadi asisten dosen pada saat menimbah ilmu di jenjang pendidikan strata satu, akhirnya kecintaan untuk bisa membantu dan membimbing mereka memaksa saya untuk terus mau menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka. Sehingga saya pun berusaha untuk terus membekali diri dengan berbagai macam cara, agar kehadiran saya menjadi sedikit membawa titik cahaya bagi mereka. Sehingga ketika  telah menyelesaikan pendidikan, jiwa dan hasrat yang terus menggebu untuk bisa membantu dan mendampingi akhirnya memotivasi saya tuk terus mencari wadah untuk bisa membantu mereka.

Seiring berjalannya waktu perjuangan untuk terus melakukan pengembangan diri  memaksa saya untuk harus kembali belajar dan belajar, agar ilmu tentang mendampingi dan strategi mengajar saya bisa ku kuasai agar dapat  membantu saya untuk mendampingi dan membimbing anak-anak atau dapat percaya diri untuk tampil di depan kelas. Karena cintaku pada dunia pendidikan membuat saya harus kembali menjadi mahasiswa akta IV  untuk melengkapi pengetahuan yang saya miliki, dan alhasil pengetahuan dan strategi atau teknik mengajar serta ijazah telah meghantarku untuk bisa mengabdi pada salah satu lembaga pendidikan di kotaku. Menjadi sosok yang ingin di gugu bukanlah persoalan yang gampang dan mudah, otomatis harus mengetahui karakter dan kondisi dari anak-anak yang di bimbingnya, Dan di sinilah titik awal perjuangan yang betul-betul membutuhkan adrenalin yang luar biasa.

Tekad yang kuat dan kemauan yang besar menjadi sebuah formula yang dapat menjembatani perjuangan untuk mengabdi padamu Indonesiaku. Keterbatasan IT dan sarana prasarana di kala itu tidak menyurutkan langkah dan semangat pengabdianku, berbekal semangat dan kemauan untuk maju ternyata membuahkan hasil yang luar biasa, menjadi seorang guru tidak tetap (honorer) pada sebuah Sekolah Menengah kejuruan Negeri di kotaku, yang hanya di beri beberapa kelas, tentunya banyak waktu yang luang untuk bisa belajar hal yang lain, dan satu hal yang saya pelajari di kala itu adalah IT. Dan akhirnya kegigihan dan proses yang di lewati tidak menghianati hasil, perlahan-lahan akhirnya bisa.

Dari perjuangan dan keinginan yang besar untuk tahu lebih banyak  membuat proses  belajar mengajar di kelas berjalan dengan baik dan lancar. Siswa-siswa yang saya bimbing pun juga merasa senang dan bahagia dengan perkembangan yang mereka alami atas bimbingan saya. Dan pada akhirnya kecintaan untuk bisa terus membimbing mereka membuat saya bertekad untuk menjadi PNS, tapi perjuangan untuk sampai ke sana tidak secepat membalikkan telapak tangan, Saat ke tiga kalinya saya mengikuti tes baru lah saya bisa lulus dan sah menjadi abdi negara. Tentunya kebahagiaan yang luar biasa boleh saya rasakan dikala itu. Dua tahun saya berstatus PNS sayapun bertekad untuk meanjutkan pendidikan ke strata dua untuk lebih menambah pengetahuan agar lebih mantap dalam pendampingan ke anak-anak dan juga kepada siapa saja yang butuh sharing.

Perjalanan  yang di lalui setiap waktu dalam mendampingi, mendidik, mengajar anak-anak SMK adalah sesuatu yang sungguh saya nikmati, ada alunan harmoni yang begitu indah boleh terasa di hati di kala sudah bersama dengan mereka, menjelaskan materi pelajaran, berlomba-lomba menjawab pertanyaan, berebut memeriksakan tugasnya, ah… sebuah pemandangan yang betul-betul terasa menggembirakan, walaupun kadang tentunya ada rasa marah, kecewa apabila ada saja kelakuan mereka yang tidak mematuhi aturan. Tapi di balik semua ini ada perjuangan  yang sementara mereka lakoni untuk bisa tahu dan paham pelajaran dan tentunya harapan bahwa suatu waktu mereka akan berhasil menyelesaikan pendidikan. Dan begitupun dengan saya, saya pun  juga berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi mereka agar ada bekal yang akan mereka miliki nantinya di kala sudah menyelesaikan pendidikanya untuk siap melanjutkan ke perguruan tinggi atau untuk mencari pekerjaan.

Keberhasilan yang di raih nantinya itu semua adalah buah dari perjuangan yang di lalui dengan tidak mengenal lelah, tidak patah semangat, selalu berusaha,  sebesar apapun tantangan yang di hadapi tidak akan menyurutkan langkahku untuk terus maju, agar apa yang di impikan oleh anak-anak didik ku bisa tergapai dan mereka akan menjadi tulang punggung dan generasi penerus bangsa. Bakti cintaku padamu Indonesia akan ku buktikan dengan perjuanganku dalam menghantarkan mereka pada jenjang keberhasilan. Karena seiring terbitnya surya di ufuk timur akan menemani setiap ayunan langkahmu untuk menggapai mimpi. Menggenggam sejumput harapan, meniti setiap titian perjalanan yang akan menemani setiap juangmu, dan alhasil semua jerih payahmu tidak akan sia-sia. Teruslah belajar para cendekia, teruslah berjuang generasi pelanjut, Angan dan mimpimu menantimu di ujung kelanamu.

 

 

 

 

 

 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *