Sastra Menuai Realita

Kami menulis tentang kebebasan
di halaman yang penuh batas.

Kami berbicara tentang kebenaran
di tengah suara yang saling bertentangan.

Manusia kadang menjadi dua:
membawa senyum
sembari menyimpan luka,
mengucapkan kejujuran
sembari menyembunyikan kenyataan.

Namun sastra tak takut
menatap cermin.

Ia membongkar ironi,
menyuarakan kegelisahan,
dan mengingatkan manusia
bahwa kebebasan berpikir
adalah cahaya
yang tak boleh padam.

Bagikan tulisan ini

Similar Posts

Tinggalkan Balasan