Kelas Ramai, Siapa Yang Salah!

Oleh: Irwan Wadi, S.PdI., M.Sos., Gr

SEBAGAI Seorang pengajar (Guru) tentu pernah merasakan bagaimana suasana didalam kelas dengan berbagai karekter siswa yang beragam, ada yang berbicara kencang, ada yang tidak bisa diam berjalan kesana kemari, bahkan ada yang saling lempar gumpalan kertas ke teman-temannya saling sahut menyahut, sehingga membuat suasana kelas pun menjadi ramai dan terasa sulit diatasi, apalagi siswa tersebut masih berada di tingkat sekolah dasar (SD). Tantangan tersediri inilah yang kerap dirasakan dan menghantui dengan berbagai pertanyaan, “mampukah saya meredamnya, mampukah saya mengatasinya, mampukan saya menaklukkannya” pertanyaan tersebut selalu terbawa-bawa sehingga menimbulkan dampak luar biasa terhadap pembelajaran dan pengajar itu sendiri.
Ketika seorang guru menghadapi problem tersebut sebaiknya dicari akar masalah yang ditimbulkan, tidak secara langsung melainkan satu demi satu saling mengenal kehidupan sosial peserta didik, dengan demikian latar belajar, sosial lingkungan hingga pergaulannya pun menjadi atensi. Menemukan akar masalah memang tidaklah mudah melainkan dengan keteladanan dan kepawaian seorang pengajar mengatasi problem satu demi satu maka akan ditemukan dengan mudah sehingga keributan sesama pelajar pun akan mulai mereda. tentu hal ini membutuhkan waktu tidak sedikit, pendekatan mesti dilakukan dan rangkulan siswa yang aktif pun menjadi salah satu sasaran problematika dalam membantu mobilitas pembelajaran.
Dikutif dari acerid.com para ahli manajemen dan psikologi pendidikan mengkalisifikasikan cara mengatasi keramaian atau kegaduhan yang sering terjadi di dalam kelas berfokus pada keterampilan mengelola kelas (classroom management) secara prepentif dan persuatif, bukan dengan kekerasan fisik dan tentu kekerasan fisik atau verbal tidaklah dibenarkan dalam dunia pendidikan. Seperti Suharsimi Arikunto menekankan “Pengelolaan kelas yang baik berfungsi mencegah munculnya perilaku menyimpang siswa”. Suharsimi Arikunto ini menyederhanakan dalam pemecahan kegaduhan didalam kelas, sebaiknya dilakukan dengan penuh kehati-hatian sehingga munculnya perilaku menyimpang tidak terulang lagi. Adapun dikatakan Anitah dalam penjelasannya bahwa kegaduhan di dalam kelas secepatnya dapat ditangani dengan baik, sehingga kenyamanan dalam kelas menjadi teratasi sehingga kondisi belajar yang terganggu kearah yang optimal secara taktis.
Dengan solusi yang ditawarkan para ahli diatas menggambarkan bahwa penanganan keramaian siswa di dalam kelas tidak serta merta dapat disalahkan, kelas ramai siapa yang salah? justru pertanyaan tersebut akan membuat suasana berbeda jika tidak dicarikan solusi yang tepat yang pada akhirnya akan saling menyalahkan baik dari segi keberadaan siswa maupun tenaga pengajar di dalam kelas.
Dari pendapat dan solusi dapat disimpulkan bahwa, permasalahan timbul karena faktor pendukung yang tidak wajar, dan setiap permasalahan itu ada solusinya, dimana solusinya ada pada diri kita, ada pada kemampuan manajemen kelas yang diterapkan. “Jangan pernah salahkan siswa ketika ada kegaduhan di dalam kelas, melainkan introspeksi diri dalam menjalankan manajemen kelas, apakah sudah benar atau belum, jika dirasa belum maksimal disinilah refleksi yang sebenarnya untuk perbaikan berkelanjutan”. #1

Bagikan tulisan ini

Similar Posts

Tinggalkan Balasan