Rinai di Antara Lembar Soal

Gemuruh langit menyapa lembut di balik jendela,
Saat lembar soal mulai dibagikan ke atas meja.
Rintik hujan jatuh bertubi, menari tanpa jeda,
Menemani deretan jemari yang mengikat doa.

Denting air di atap seng terdengar bagai irama,
Menyelinap di antara sunyinya ruang yang penuh jelaga.
Di saat pikiran berpacu dengan rumitnya rumus dan angka,
Dinginnya angin menyapu resah yang sempat bertakhta.

Ada gelisah yang berbisik perlahan di dada,
Namun rinai di luar seolah berbisik balik menenangkan jiwa.
Setiap tetes yang jatuh membawa ketenangan yang nyata,
Menghapus cemas, menyalakan asa yang hampir padam seketika.

Biarlah hujan terus membasahi bumi di luar sana,
Menjadi saksi bisu perjuangan yang mengukir cita.
Di antara soal-soal dan penjelajah waktu yang terus berjalan,
Keberanian ini tumbuh bersama lebatnya hujan.
Bagikan tulisan ini

Similar Posts

Tinggalkan Balasan