Air Mata Doa
Karya: Farida Putri Ramadhani
Hujan tak kunjung reda
Menyaksikan Palestina
Hingga aku tenggelam
Dalam air mata doa
Hatiku seketika retak
Oleh akar-akar petir yang menjalar
Menerangi bayang-bayang gedung hancur terbakar
Mayat-mayat telah terkapar
Diikuti sunyi sepertiga malam
Seketika tunduk oleh jeritan harap
Orang-orang yang sedang berjuang
Dengan sisa-sisa napas yang sempat tersumbat
Di sepanjang alas sajadah pun semakin berat
Tanganku masih menengadah
Meminta kemerdekaan untuknya
Untuk sama-sama berteduh di perdamaian

Tinggalkan Balasan