Di Tanah Gersang

Ada sebuah lembah yang tanahnya retak dan kering. Tidak ada rumput hijau, tidak ada suara air — hanya keheningan dan debu. Seorang anak berjalan di sana, kakinya berat, hatinya lelah. Setiap langkah terasa panjang dan sepi.

Sampai kapan aku harus berjalan di sini?” gumamnya pelan. Ia merasa seolah dunia telah melupakannya.

Lalu, di saat ia hampir tidak mampu melangkah lagi, ia merasakannya  sebuah kehangatan lembut di sampingnya. Ia menoleh, namun tidak melihat siapa pun.

Tapi tangannya terasa seolah digenggam. Dadanya terasa lebih ringan.

Ia berhenti sejenak, lalu berbisik: “Engkau ada di sini?”

Dan angin lembut seakan menjawab, bukan dengan suara yang keras, tapi dengan kedamaian yang memenuhi seluruh hatinya:

Aku tidak akan membawamu keluar dari lembah ini dalam sekejap. Tapi Aku akan berjalan bersamamu, langkah demi langkah, sampai tanah ini kembali menghijau. Kau tidak pernah sendirian.

Anak itu tersenyum. Ia masih tidak melihat siapa pun, tapi ia tahu  di tanah yang paling gersang sekalipun, ia tidak berjalan sendirian.

Bagikan tulisan ini

Similar Posts

Tinggalkan Balasan