
Permata Bangsawan
Penjaraku ialah sebuah rumah besar
serupa kastil De Haar di Nederland
menjulang megah dikelilingi taman indah
berpagar tembok tinggi
dan pagar itulah yang mengurungku
aku enggan berdiam diri
tak bergerak seperti boneka-boneka kayu
berbicara bila benar-benar perlu
aku enggan berjalan setindak demi setindak seperti siput
aku ingin bekerja untuk mewujudkan cita-cita rakyat pribumi
menaikan derajat dan peradaban
bermanifestasi dengan cinta
lugas serta rela berjuang seperti Pandita Ramaba seorang reformis sosial India
panggil aku Kartini
permata bangsawan yang lahir dari rahim nyai M.A Ngasirah
panggil aku trinil seperti sematan agung yang diberikan padaku dari Raden Mas Sosroningrat
geloraku ialah mahkamah paling tinggi bagi pribumi
kita terjang badai dan topan
melawan segala aral serta penindasan
bahwa perempuan mesti benar-benar merdeka
Sosok, 11 April 2026
Karya: Rusydi Salahuddin






