Pada Pukul Dua Malam – Puisi Nyayu Agustina Dewi

|

1 Views
Pada Pukul Dua Malam - Puisi Nyayu Agustina Dewi

Pada Pukul Dua Malam
Karya: Nyayu Agustina Dewi

Ketika serpihan pasir melandai
tepat pukul dua malam
Durasi tubuh Ayah kian susut
terurai semangkuk fibrosis akut

Laki-laki itu tak bisa lagi
membedakan gelap dan terang
Ia bergerak melawan beku di sekujur badan
sebab udara pelan-pelan
meninggalkan rongga menuju pulang

Dia terus bergerak
Tak ingin terpejam
mengikuti jerit mata jendela
sebagai usaha menyibak tirai bulan

Mulutnya terbuka
Merapal nama seorang perempuan

“Hidupkan saklar”

Tapi saklar tak pernah padam
Tak ada pemutar tombol kanan kiri di dinding kamar

Lelaki tua itu terdiam
Mengatur jeda suara dan samar terdengar
parau yang menelan lunak bubur dihaluskan
kering ludah penyumbat kerongkongan

Desahnya mentalkin surat pembuka gerbang
Melepas sesak yang tersimpan
penutup cermin rayuan
Menjauhi kecamuk amarah
pada pukul dua malam
Ayah telah pergi mengenakan senyuman Tuhan

Palembang, 2 Mei 2024

Bestari Literasi Indonesia

Artikel Menarik Lainnya

One response to “Pada Pukul Dua Malam – Puisi Nyayu Agustina Dewi”

  1. Avatar M.Abdul Majid
    M.Abdul Majid

    Saya sudah mengerjakan dan mengirimkan tugas dalam membuat cerpen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *