Kebenarannya, menjadi guru bukanlah impianku
Latar belakang pendidikan berbanding terbalik
Kurangnya ilmu, emosi sulit tertata
Alasan kuatnya
Namun takdir membawaku ke dunia ini
Menjadikan diri benteng harapan yang menghadirkan rasa takut
Bagi sebagian orang ini cukup mudah, tapi bagiku tidak
Tanggung jawab besar membutuhkan kegigihan penuh energi
Pada akhirnya, aku berserah pada takdir
Menjalani hari dengan penuh semangat
Belajar dengan penuh harapan
Didikanku dapat mendidik
Namun beberapa tanya hadir menghantui
Tuhan, apa aku bisa?
Apa aku mampu?
Kekhawatiran selalu membelenggu pikiran
Hari-hari berlalu, suasana mulai menenangkan hati
Rasa khawatirpun memudar
Menyisakan kebahagiaan yang menyelimuti relung hati
Aku bersyukur, terjebak dalam lingkaran kebaikan

Tinggalkan Balasan